Tue. Apr 14th, 2026
KETEMU DENGAN GADIS SOSIAL MEDIA YANG SANGAT CANTIK DI BANDUNG
KETEMU DENGAN GADIS SOSIAL MEDIA YANG SANGAT CANTIK DI BANDUNG

KETEMU DENGAN GADIS SOSIAL MEDIA YANG SANGAT CANTIK DI BANDUNG

KETEMU DENGAN GADIS SOSIAL MEDIA YANG SANGAT CANTIK DI BANDUNG

KETEMU DENGAN GADIS SOSIAL MEDIA YANG SANGAT CANTIK DI BANDUNG CERITA DEWASA – Perkenalkan namaku andry saat itu aku berumur 25 tahun, aku memilih tubuh yang proposional dan wajah putih dengan sedikit jengot, dengan kelebihan yang aku miliki tersebut membuat aku mudah untuk mendapatkan wanita.

Awal kisah sexku terjadi saat aku bekenalan dengan seorang dari sebuah media sosial grup dewasa yang perempuan tersebut bernama Helen.

Singkat cerita dari perkenalan aku dengan dirinya, pada akhirnya kami saling bertukar nomor handphone dan pin bbm. Sehabis dari perkenalan tersebut kami pun sering berkomunikasi satu sama lain, hingga akhirnya kami merasa nyaman satu sama lain.

Helen bekerja disalah satu perusahaan swasta dijakarta sementara aku bekerja di perusahaan asing di bandung, dengan seringnya kami berhubungan melalui handphone dan bbm tanpa pernah bertatap muka, pada suatu hari tepat disaat libur nasional tiba helen mengabariku bahwa dia akan berlibur ke bandung dengan datang berkendara mobil dari jakarta ke bandung.

Aku dan dirinya pun membuat janji disuatu kopi yang terletak di dago, bandung dan kami pun akan bertemu pukul 14.00 wib. sementara waktu itu telah menunjukkan pukul 13.30 wib saat itu. Karena aku takut helen lama menungguku, aku pun memindahkan kendaraanku langsung menuju ke tempat tujuan.

Sampai di cafe yang kita janjikan aku pun langsung mengambil handphoneku dari saku celana dan menelepon helen untuk meastikan bahwa dia datang pada saat itu, setelah beberapa saat ku telepon ternyata helen menjawab teleponku.

“Halo, ini Helen?” Tanyaku padanya.

“iya andri…ini aku helen” jawabnya dengan suara merdu.

“sudah sampai mana helen?” tanyaku kembali sambil melihat sekitar caffee.

“Aku sudah sampai di caffee yang kita janjikan kemarin, aku berada di balkon belakang sambil melihat pemandangan” jawab dirinya.

“Oke…aku juga sudah sampai, sekarang aku akan ke tempatmu” sebari menelepon helen terus dan langkah kakiku berjalan ke arah balkon kopi yang ada di belakang.

sesampainya dibelakang ternyata dia memanggilku sambil beridir dan ketika aku melihat wajahnya aku sempat terbengong, ternyata wajah aslinya lebih cantik dari pada fotonya bagai sebuah bidadari yang turun dari khayangan dengan lekukan tubuh yang membaut aku menelan ludah.

“andri, andri ini aku helen,” ucapnya sambil berteriak sambil melihat ke bengonganku.

“Eh iya aku andri, ini benar kamu len yang sering ngobrol sama aku???,” tanyaku memastikan bahwa dia benar-benar Helen.

Ternyata benar-benar cantik, bahkan Helen ini lebih cantik dari fotonya, dia tinggi bodynya seksi dan kulitnya putih sekali tamu, Lalu.

“iya andri ini aku Helen, kenapa sih kok kaget gitu deh kayaknya, aku jelek yah??” ucapnya.

“Nggak kok, aku tuh kaget karena kamu ternyata lebih cantik dari foto yang sering kamu kirim ke aku Helen, beruntung banget deh bisa kenal dan ketemu sama kamu deh len, hehe…” ucapku sedikti menggombal.

“Kamu bisa aja deh Dri, pinter banget kamu yah ngegombalnya, ternyata sama aja kayak di chatingan sifat kamu, hehe…” ucapnya menangapiku.

“Kamu juga ganteng kog Dri, kamu juga lebih ganteng dari foto kamu, dan badan kamu proposional banget yah, keren deh pokoknya,” sambungnya memuji aku.

“Iya dong aku ganteng, kalau aku nggak ganteng mana mungkin kamu jauh-jauh dari Jakarta nyamperin aku ke Bandung.

cerita singkat setelah sebentar dicaffee tersebut dan kulihat wajahnya tampak kelelah, setelah beberapa jam melakukan perjalanan dari jakarta ke bandung,aku pun langsung mengajaknya untuk pergi ke hotel yang telah aku bookingkan untuk dirinya sendiri untuk beristirahat.

Kemudian kami-pun segera menuju kemobil dan meninggalkan caffee tersebut. Kira-kira sekitar satu jam tibalah kami di Hotel bintang 3 yang sudah saya bookingkan. Sesampainya di Hotel itu dia-pun memintaku untuk meninggalkanya karena dia ingin beristirahat karena merasa lelah. Setelah beberapa waktu, sekitar jam 17.00 dia menelfonku.

Di telefon itu dia berkata bahwa pada pukul jam 18.30 Helen ingin aku menjemputnya untuk makan malam di luar hotel denganku. Saat tanpa banyak berpikir aku-pun menyetujui permintaan-nya. Hampir setengah jam saat itu kami tiba ditelefon, karena selesai telefon sudah waktu menunjukkan 17.30 maka aku-pun segera mandi.

Setelah mandi jam menunjukkan pukul 17.45, melihat waktu yang sudah mepet itu aku segra memakai pakaian dan segera menancap gas mobilku menuju Hotel dimana helen menginap. Dalam perjalanan aku-pun memacu mobilku dengan cepatnya. Setelah beberapa waktu perjalanan akhirnya sampailah aku dihotel dan segera aku parkirkan mobilku. Sesampainya disana aku melihat pada jam ternyata tepat pukul 18.30 aku tiba disana.

Maka dengan segera aku-pun menuju lobi hotel, sesampainya di Lobi tenyata aku telah disambut oleh seorang wanita yang mengenakan tank top ketat berwarna putih dan rok mini diatas lutut berwarna hitam. Wow… sungguh seksi sekali wanita itu, dan siapakah wanita itu??? ternyata dia Helen, betapa kagumnya aku melihat keindahan tubuhnya diabalik pakaian serba mini-nya,

“Wow kamu seksi banget Len malam ini, sampai-sampai aku bengong neglihat kamu,” ucapku sambil terus memelihara tubuhnya,.

“Ah kamu nih gombal terus, yaudah yuk kita cabut, kit makan di restoran jepang aja yah Dri, aku pingin makan sushi nih?,” ucapnya lalu dia menggandengkan keluar dari lobi hotel.

“Oke deh pokoknya aku nurut sama kamu aja eh sexy, hhe…,” jawabku.

Kemudian kami-pun segera menuju kemobil dan aku segera menancap gas mobilku untuk menuju kerestoran Jepang yang ada di pusat kota Bandung. Didalam perjalanan kami-pun banyak keajaiban, kami berbincang mulai dari masalah kuliah sampai membahas hobi dan tipe pasangan yang kami suka. Dalam perbincangan kami tak jarang aku mencuri-curi pandang.

Baca Juga Cerita Dewasa Lainnya : Klik Disini !
MENIKMATI HANGATNYA MEQI DUA ABG YANG CANTIK DAN SEKSI

Aku mencuri pandang kerah paha yang putih mulus dan payudaranya yang padat dan berukuran sedang. Ketika aku melihat aku fikiranku sungguh sudah tidak karuan, tititku rasanya berdenyut-denyut. Rasanya tititku ingin segera aku selipkan di bagian payudara ataupun bagian memeknya, konak abis rasanya tamu, merinding rasanya tubuhku saat itu.

Setelah beberapa saat dalam perjalanan kami-pun sampai di restoran Jepang. Karena saat itu kami sama-sama sudah lapar maka kami-pun segera memesan beberapa makanan Jepang beserta minumannya. 15 menit kami menunggu pesanan kami, pada akhirnya pesanan kencan dan kami menyantapnya. Kami menyantap makanan sambil berbincang-bincang.

Ditengah perbincangan kami semabri makan tiba-tiba saja saya mendapatkan ide untuk berbuat iseng pada Helen. Kami yang saat itu duduk menghadap namun terhalang oleh meja lesehan khas restoran Jepang aku pura-pura menjatuhkan sumpitku. Kemudian setelah terjatuh aku-pun pura-pura mengambil dan aku mengintip celana dalam Helen.

Wow… terlihatlah sebuah gundukan ditengah selangkangan Helen. Sunggun gembul sekali memek helen yang terbungkus oleh celana dalamnya yang mini. Saat mengambil sumpit sengaja aku lama-lamakan agar aku bisa melihat memek Helen yang gembul itu. Saat itu tititku saat itu langsung berdiri tegak dan berdenyut-denyut tidak karuan konaknya.

Beberapa saat aku menikmati memek gembul Helen dibalik rok mini-nya itu. Ditengah aku sedang asik-asiknya menikmatinya tiba-tiba saja Helen ikut menunduk dan melihat dibalik meja,

Hayouw kamu ngapain, kamu cari sumpit apa lagi cari lubang sumpit, hahaha, ucapnya menegurku sambil tersenyum.

“Eh Helen, kamu ikut ternyata cari sumpit aku yah, hehehe,” ucapku pura-pura terus mencari.

Kamu tuh Dri bisa aja yah alesanya, kamu tadi ngintipin anu akukan, ngaku aja deh emangnya aku nggk tahu apa, hahaha… dasar otak mesum kamu, wekkkkk…, ” ucapnya dengan tegas dan diiringi dengan tawanya.

lya iya aku ngaku deh, iya aku tadi ngintipin kamu, habis kamu sexy banget sih, apalagi anu kamu itu, hhe…,” jawabku mengakui perbuatatnku.

“Kamu tuh Dri dasar iseng, kalau mau sama aku bilang aja nggak usah pakai ngintip-ngintip segala, yaudah buruan kita habisin makannya, nanti aku kasih semua sama kamu dihotel,” ucapnya sambil memintakan mata.

Sungguh aku terkejut sekali dengan kata Helen, lalu,

“Yang…yang…yang bener kamu Len???,” ucapku agak melongo karena aku senang bercampur kaget.

Iya bawel, udah cepetan kita habisin!!!,” ucapnya dengan menuangkankan mata lagi. Dengan sekejap aku-pun segera menghabiskan makananku, dan setelah itu segera aku minta tagihan kepada pelayan lalu aku bayar,

“Yuk Len kita cabut kehotel, hehe…,” ucapku tidak sabar.

“lya bawel, yok kita cabut,” ucapnya sambil berdiri lalu menarik pergi keparkiran bersamaku.

Sesampainya diparkiran lalu aku-pun segera menghidupkan mobilku dan menancap gas mobilku dengan kecepatan penuh. Setelah beberapa saat kami dalam perjalanan ke hotel pada akhirnya kami-pun sampai,

“Ayok Len buruan, aku udah nggak tahan nih…,” ucapku membukakan pintu mobil lalu segera menariknya ke hotel.

Saat itu kami berdua dengan tergesa-gesa menuju ke kamar hotel naik lift. Wusss… 3 menit kami-pun telah sampai didepan kamar hotel,

“Sini Len kunci kamar kamu,” ucapku meminta kunci.

“Ih kamu ni yah bener-bener gede nafsu yah, hahahaha… jangan-jangan adek kamu udah rembes lagi tuh, hahaha,” ucapnya menggodaku.

Kemudian dengan cepatnya aku membuka pintu kamar dan segera menutupnya kembali. Aku yang sudah gemas dan horny sekali Helen-pun aku gendong dan aku bawa keranjang hotel,

Brukkkk…,”

Saat itu Helen-pun telah berada di atas kasur dan diaku bertumpuk dengan tubuhku. Tanpa basa-basi kemudian akupun mencium dan menjilati bagiannya,

“Ouhhh… Ssshhh… Geli Dri, Ouhhh… kamu buas sekali yah… hha… Ssshhhh… Ahhhh…,” desah Helen diiringi dengan godaanya sambil berbaring.

Aku benar-benar heran, kok sempat-sempatnya dia bercanda ditengah aku mencumbuinya. Tapi yasudahlah aku tidak perduli. Dengan penuh birahi aku-pun menjilati leher, telinga secara bertubi-tubi. Tanganku yang sedari tadi diam gini mulai menyelina ditengah selangkangan Helen,

“Ouhhh… Ssssssshhh… geli sayang… Ouhhhh…,” desah Helen merasakan kehadiran jenariku dari luar celana dalamnya.

Saat itu tidak berkata apa pun, aku terus fokus pada memek dan terus menjilat leher helen.

Malam itu aku memang benar-benar sudah membakar nafsu, kemudian tidak lama setelah itu aku-pun meminta Helen untuk melepaskan pakaianya, sebaliknya saat itu aku juga melucuti semua pakaianku. Wuss… sekilas kamipun telanjang bulat,

“Len, payudara dan memek kamu benar-benar indah sekali yah, aku semakin tidak tahan saja nih… Ouhhh…,” ucapku sambil mengocok-ngocok penisku yang sudah tegang maksimal itu.

lya dong, pasti kamu udah nggk sabarkan pingin kulum putting dan masukin titit kamu ke memek akukan, weeekkk…,” ucapnya menggodaku lagi sambil menjulurkan lidahnya.

Sungguh cewek itu benar-benar membuat aku semakin gemas dan horny saja malam itu. Lalu tanpa banyak bicara lagi aku-pun segera menindih tubuhnya lagi. Setelah tertidindih aku ciumi mengirimkannya dan kembali bermain pada vagina-nya,

“Eummm… Euhhhhh… Uhhhhhhhh…,” desah Helen mulai terdengar lagi.

Aku yang saat itu sudah tidak sabar lagi kemudian mulutku-pun segera beralih pada buah dada ntah dan aku-pun segera meraih kejantanku kemudian aku gsek-gesekan ke vagina Helen. Saat itu mengkulum putting Helen dan mengesek-gesekan kejantanaku di bibir vagina Helen,

“Ouhhh… Sayang, kamu buas sekali sayang terus lakukan itu sayang… Ahhhh…,” desahnya Helen semakin membuat aku bernafsu saja.

Beberapa saat aku melakukan hal itu memek Helen-pun sudah basah sekali dengan lendir senggamanya, aku yang merasakn itu pada akhirnya aku tidak tahan lagi,

Sayang aku masukin yah, titit aku udah gak tahan nih,” ucapku meminta ijin.

“Ssssssshhh.. i.. iya sayang terserah kamu… Ouhhhh…,” ucapnya tampak pasrah.

Tanpa basa-basi aku-pun segera membenamkan kejantananku yang sudah tegang dan sedikit rembes,hha…

“Zleeeeebbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbb… Ouhhhhhhh… memek kamu hangat sekali sayang… Ahhhhh…,” ucapku sambil merasakan hangtnnya titit-ku yang telah tenggelam di dalam liang surga Helen.

“Euhhhhhhhhh… lya sayang, titit kamu juga nikmat, Ahhhhhhhh…,” jawabnya.

Saat itu aku-pun segera menghujani memek Helen dengan ganasnya, saat itu seolah-olah aku telah kerasukan roh pemain film porno. Aku menngenjot memek Helen dengan cepat dan kencang sekali. Kutarik keluar kejantanaku hingga batas kepala penis, dan aku tenggelamkan sedalam-dalamnya sampai habis batang kejantanku tertelan oleh Vagina Helen,

Sayang kamu nafsu sekali yah… Ouhhh…,” ucap helen merasakan dahsyatnya genjotan penisku di dalam vagina-nya.

lya sayang aku horny sekali sama kamu, Ouhhh…,” ucapku sambil terus menusuk memek Helen dengan penuh nafsu.

Secara terus menerus aku menyetubuhi Helen dengan penuh nafsu, aku merasa seperti kuda pembohong yang bertemu dengan kuda betina. Nafsuku benar-benar membakar fikanku. Helen yang menikmati genjotanku itu membuka lebar-lebar paha dan mengangkat kedua kakinya dengan kedua tanganya. Dengan hal itu aku benar-benar leluasa menusuk vaginanya dengan titit-ku.

Tidak terasa sudah 15 menit aku menngenjot memek helen dengan membawakannya. Tiba-tiba saja ditengah genjotanku yang cepat itu kurasakan aku akan mendapatkan klimaksku,

“Sayang aku mau keluar nih…Ouhhhh…,” ucapku dengan nafas yang memburu.

“Aduh payah deh kamu, yaudah keluarin sayang, tapi diluar yah soalnya kamu nggak pakai kondom, Ouhhhh….,” ucapnya.

Tanpa menjawab aku-pun semakin cepat menggenjot memek Helen dengan pembohongnya. Aku yang saat itu sudah tidak kuat lagi, maka dengan cepatnya aku-pun segera mengeluarkan penisku dari vagina Helen. Lalu dengan tergesa-gesa aku mengocok penisku dan kuarahkan kemulut Helen,

“Sayang buka mulut kamu sayang, aku mau keluar nih…,” ucapku dengan terus mengocok penisku.

Tanpa banyak komentar Helen-pun segera membuka mulutnya lebar-lebar dan langsung mengkulum penisku kuat, dan,

“Ouhhhhhhhhh….. Crottttttttttttttt… Crottttttttttttttt… Crotttttttttttt… Ahhhhhhhh…., “

Keluarlah spermaku ke dalam mulut Helen dengan kencangnya derasnya. Pada derasnya kucuran sperma-ku mulut helen mengkulum penisku kuat-kuat,

Sayang… Sssssssshhhh… enak sekali sayang, Ouhhhhhhhh… telan habis pejuh aku sayang… Ahhhhh…,” ucapku sambil menikmati orgasmeku di dalam mulut Helen.

Tanpa rasa jemu Helen-pun mengkulum dan menelan semua spermaku. Setelah tertelan semua spermaku dia masih terus mengkulum penisku,

“Aouww… Euhhhh… geli sayang… Ahhhhh…,” ucapku merasa geli karena penisku masih terus dikulum oleh Helen.

Beberapa saat Helen pun mengkulum penisku. Karena saat itu aku sudah tidak kuat aku-pun meminta Helen menghentikan kulumanya,

Sayang udah sayang, geli sayang… Ouhhhh…,” ucapku kegelian.

Helen-pun akhirnya menghentikan kulumanya dan akupun mencabut keluar kejantananku, lalu Helen berkata,

“Ah kamu payah ah sayang, masak aku belum keluar kamu udah keluar duluan, dasar payah ah, weeeeeeeekkkkk….,” ucapnya menggodaku dengan mulut yang berlumuran sisa-sisa spermaku.

“Hha… lya nih sayang aku payah, yaudah nanti babak kedua aku puasin kamu ganti yah,” ucapku menjajikan kepuasan pada Helen.

Setelah aku mendapatkan orgasmeku aku-pun kemudian merebahkan tubuhku di samping Helen. Sembari bercanda tawa aku menghela nafas sambil mengumpulkan tenagaku lagi. Helen yang tadi belum mendapatkan orgasmenya, sambil bercanda dia-pun mengelus-ngelus kejantanku sembari kami tiduran. 10 menit kami beristirahat.

Karena rangsangan demi rangsangan terus dilakukan Helen saya, tidak kusangka penisku-pun bangkit lagi. Melihat kejantanan-ku telah ereksi lagi Helen-pun segera memposisikan tubuhnya diatasku semabri berkata,

Sekarang giliran kau yah yang kamu puasin,” ucapnya sambil meraih keantanku lalu diarahkan ke Vagina-nya.

Sejenak dia gesek-gesekan kejantanku pada memeknya, setelah beberapa detik vagina Helen-pun telah basah lagi, dan,

“Blesssssssssssssssss….. Ouhhhhhhhhhhh…., ” dibenamkanlah kejantananku pada vagina-nya dengan posisi sexwomen on top.

Tanpa banyak bicara Helen-pun bergoyang diatas tubuhku dengan pembohongnya,

“Uhhhh… Ahhhh…. Ssssshhhh… Ahhhh….,” desah Helen sambil terus bergoyang diatasku.

Kejantanku yang masih belum begitu pulih, saat itu terasa geli sekali karena melahirkan memeknya yang super dahsyat itu. Tak jararng aku merasakan geli-geli nyeri karena Helen tanpa ampun mengoyang penisku dengan pembohongnya. Helen benar-benar lihay ketika menunggangiku, dia bergoyang, maju-mundur, dan berputar seperti sedang melayang.

Helen benar-benar pembohong sekali malam itu, mungkin saja dia seperti karena pada ronde pertama dia tidak mendapatkan orgasmenya. Dia benar-benar kuat sekali, tidak terasa dia sudah bergoyang diatasku selama 20 menit. Tiba-tiba ditengah goyanganya vagina Helen terasa menjepit kuat kejantananku. Tidak lama setelah itu dia berhenti goyangannya dan tubuhnya mengejang,

“Ahhhhhhhhhhhhh… Syurrrrrrrrrrrrrrrrr…. Syurrrrrrrrrrrrrrrrr…. Ssssshhh… Aku keluar sayang… Ouhhhh…, “

Ternyata megejangnya tubuh Helen dia telah medapatkan orgasmenya. Kejantanku saat itu benar-benar terasa seperti tersiram air hangat didalam liang senggama-nya,

Sayang hangat sekali memek kamu… Ouhhhhh….,” ucapku merasakan nikmatnya siraman lendir kawin Helen.

Setelah dia Orgasme nampaknya diapun merasa agak lemas. Melihat hal itu akupun segera merebahkan tubuhnya dan kini aku kembali berada diatasnya. Kuangkat kedua kaki Helen keatas pundaku kemudian aku masukan lagi penisku dalam-dalam,

Berkahs …

Setelah kejantananku masuk lagi, kemudian aku segera menggenjot memeknya lagi.

Seperti sebelumnya aku yang memang suka ML dengan agak kasar, aku-pun menggenjot vagina Helen dengan cepatnya. Tubuh Helen sering sekali bergetar dan merinding ketika aku genjot memeknya. Sekitar 10 menit aku menggenjot dengan penuh birahi.

Tidak terasa kejantanan-kupun mulai berdenyut lagi, itu pertanda aku akan mendapatkan klimaks untuk kedua kalinya. Kemudian aku-pun menggenjot dengan cepat dan semakin cepat saja. Karena aku merasa akan orgasme, dengan buru-buru aku-pun mengeluarkan penisku dan memposisikan penisku ditengah bagian paudara Helen,

“Sayang kocok penis aku pakai payudara kamu yah!!!,

Dengan segera aku-pun meletakan penisku ditengah buah dada Helen. Tanpa diperintah lagi Helen-pun segera menjepit penisku dengan buah dada-nya sambil aku memaju mundurkan penisku. Sekitar 20 detik penisku terhimpit oleh payudara Helen, dan,

“Crottttttttttt… Crottttt… Crotttt… Ouhhhhh…. Enak sayang…, “

Akhirnya aku mendapatkan orgasmeku untuk kedua kalinya. Benar-benar terasa lemas sekali rasanya saat itu setelah aku mendapatkan orgasmeku. Setelah kami sama-sama sudah mendaptkan orgasme, kami-pun terkapar diatas kasur secara berdampingan. Masih dengan posisi telanjang kami berdua merasakan sisa-sisa orgasme kami sambil berbincang,

Sekarang udah puaskan kamu sayang ?? rasanya aku sangat sayang sekali, huhh…, ” ucapku pada Helen.

Hehehe, lumayanlah tapi kayaknya aku masih pingin Mllagi deh sayang, ” jawabnya.

Ternyata Helen hypersex, sudah 2 kali aku ML denganya tapi dia belum puas saja.

Pada malam itu kami melakukan hubungan sex sampai 4 kali. Hubungan sex yang ketiga kami lakukan di kamar mandi, dan yang terkahir kami lakukan di sofa yang ada di kamar hotel. Benar-benar lemas aku dibuatnya. Lututku saat itu rasanya mau lepas, hahaha.

Setelah 4 kali kami bersetubuh hingga jam menunjukkan pukul 2 pagi, pada akhirnya kamipun saat itu terkapar lemas dengan penuh kepuasan. Kami tertidurlap setelah hubungansex itu. Setelah kurang lebih 4 hari Helen di Bandung dia-pun kembali kejakarta. Hari-hari kami selalu dipenuhi dengan hubungan seks di hotel dia menginap.

Semenjak kedatanganya di Bandung saat itu, akhirnya kami-pun menjadi sepasang kekasih yang penuh dengan hubungan sex. Hampir satu kali aku berkencan ke Jakarta untuk menemui Helen sekaligus untuk menyalurkan nafsu sexku. Dan jika aku tidak bisa kejakarta tak jarang Helen datang ke Bandung untuk berdiskusiku walaupun hanya pada akhir pekan saja ketika dia libur kuliah.

Dan perlu diketahui oleh para pembaca hubungan kami-pun terus berlanjut sampai sekarang ketika aku menulis cerita seks nyata dari pengalaman pribadiku ini. Itulah cerita sex yang bisa saya tuliskan, jika ada kata-kata yang kurang menarik mohon dimaklumi. Sekian dan terima kasih semoga cerita sex saya bisa menambah pengalaman sex para pembaca.

TAMAT

GOYANGAN18PLUS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *