Wed. Apr 15th, 2026
FELLY ABG YANG SERING MAIN KE KOSTAN UNTUK BERHUBUNGAN BADAN DENGANKU
FELLY ABG YANG SERING MAIN KE KOSTAN UNTUK BERHUBUNGAN BADAN DENGANKU

FELLY ABG YANG SERING MAIN KE KOSTAN UNTUK BERHUBUNGAN BADAN DENGANKU

FELLY ABG YANG SERING MAIN KE KOSTAN UNTUK BERHUBUNGAN BADAN DENGANKU

FELLY ABG YANG SERING MAIN KE KOSTAN UNTUK BERHUBUNGAN BADAN DENGANKU CERITA DEWASA – Bermula dari perkenalanku dengan seorang gadis ABG di lingkungan rumah kostku, yang belakangan aku kenal bernama Fellycia…biasa di sebut Felly. Felly seorang ABG Tinggi kira-kira 150 cm dengan badan yang pas-Pasan menurutku gak bohay gak kurus….ya pas-paslah dengan toket gak besar-besar amat…. malah kelihatan kecil menurutku mungkin ukurannya 34 cm!!

Semakin lama aku kenal dia akhirnya kita dekat, kadang-kadang dia main ke tempat kostku yang bebas dimana ceweknya se-enaknya bisa keluar masuk.

Dia sering curhat sama aku, tentang keluarganya dan tentang pekerjaannya…perlu diketahui si Felly ini putus sekolah karena ortunya ga mampu biayain doi sekolah…walhasil dia harus bekerja buat ngebantuin ortunya.

Sanking sering dia main kekostanku kandang-kadang di pernah ketiduran dikamar kostku….aku sih ga disetujui kalo dia mau tidur-tiduran tapi imron ane ini ga bisa dipungkiri udah gede-gede aja ngeliat tubuh Felly yang lagi tiduran di kasur…bawaanya mo nidurin aja…

Sering juga saat aku pergi Felly main ke kamar kostku, aku emank sengaja ngasih duplikat kuncinya ama dia….kali-kali aja dia mo main-main.

Sampai suatu hari aku dengan tergesa-gesa pulang dari tempat kerjaku, karena ada sesuatu yang ketinggalan di kamar kostku.

Segera aku buka pintu kamarku…tiba-tiba ada yang aneh nih…aku merasakan kandung kemihku penuh sekali. Aku kebelet pipis benar-benar kebelet pipis, sudah di ujung lah. cepat-cepat aku menggali ke kamar mandi yang ekbetulan berada di dalam kamarku. Ketika kudorong ternyata sedang dikunci.

“Hei…! Siapa yang di dalam…? Buka dong….! Udah gak tahan…!” aku berteriak sambil menggedor-gedor pintu.

“Akuu…! Tunggu sebentar…!” ternyata terdengar suara dari dalam yang aku yakin suara di Felly.

“Kreeekk…!” terbuka sedikit pintu kamar mandi, kepala Felly muncul, dari celahnya “Ada apa mas..?” katanya. tanpa menjawab pertanyaannya, saya langsung nyerobot ke dalam karena sudah tidak tahan. Langsung aku kubuka kembali celanaku dan membuka celana dalamku.

“Seerrrr…” keluar air seni dari penisku.

Kulihat Felly yang berdiri di belakangku, badannya masih berdiri, melihat aku yang dengan cueknya mengeluarkan kejantanku…

Akhirnya aku tersadar, dan segera memasukkan penisku ke dalam sangkarnya… sambil gugup aku memikirkan badanku dan memandang Felly yang masih berdiri tetegun dengan tingkahku bertanya….

“Eh…maaf ya Fell, aku lupa kamu ada disini”

“E e e….nggak kok mas,nggak apa-apa….” suara Felly terdengar gelisah bercampur malu…

“Anu anu mas itu…” sambil tangan menunjuk pada penisku

“Kenapa Fell?? ada apa dengan anuku…?”

“Celana belum dikancingin mas…” katanya terbata-bata…

Aku semakin malu jadinya salah tingkah aku di depan Felly… “Eh ya….”

“Tadi kamu lihat semuanya ya Fell??” tanyaku sambil menggoda.

“Iya mas dikit….”

“Masa cuma dikit???” kataku menggoda Felly….

“Iya beneran….ih mas genit ah…” sambil mencubit pinggangku dia mengerling kearahku….

Amboi… matanya dan bibirnya itu loh… bikin aku gak kuat….

Kami berdua berbincang-bincang saat dan kemudian saya mengajaknya ke tepi kasur untuk duduk dan ngobrol-ngobrol…. Disana aku beratanya kepadanya. “Kamu tadi suka nggak liatin punya aku Fell??” Sedikit kaget dengan pertanyaanku…. dengan malu-malu dia menjawab “ya….mas”.

betapa senangnya hatiku timbul pikiran jorok dalam otakku, aku ingin menidurinya saat ini… aku udah lupa dengan kerjaan yang tadi ketinggalan di kamar untuk aku bawa kembali kekantor. Di otaku cuma ada satu pikiran bagaimana cara meniduri Felly.

Baca Juga Cerita Dewasa Lainnya : Klik Disini !
HADIAH TERBAIK DARI PACAR DI KOSTAN SAAT HARI ULANG TAHUN KU

Secara spontan aku merangkul dan mencium kening Felly. Dia diam saja, sehingga membutku semakin penasaran. Lalu kupeluk pinggangnya dan kucium telinga serta mengompresnya. sehingga aku mulai merasa Felly terhanyut oleh permainanku. Setelah itu aku melakukan sedikit permainan di atasnya, dan nampaknya Felly benar-benar terbawa nafsu, aku bertanya kepadanya.

“Apakah aku boleh membekukan tubuhmu?” kataku sambil berusaha melepaskan kancing bajunya.

Ternyata Felly melakukan perlawanan, sehingga aku memgang kedua tangannya dengan tangan kiriku, serta terus membuka bajunya secara paksa. Felly kemudian berhenti melawan. Seluruh kancing bajunya akhirnya berhasil kubuka, namun bajunya tidak kutanggalkan. Dia tampak seksi meskipun toketnya tidak terlalu besar. Langkah pertama, aku mencium rambutnya sambil menggenggam tangan, sementara yang lain memeluk pinggangnya. Aku senang karena ternyata Felly memberikan respon. Aku membimbingnya ke atas kasur

Kemudian aku membuka baju dan celanaku, sehingga aku tinggal memakai celana dalamku. Kupekuk dia kucium tepinya. Kumainkan lidahku di dalam mulut, dan Felly membalas permainanku. Hebatnya juga, ternyata dia sangat pandai berciuman dengan lidah. Felly membuka celana dan bajunya, sehingga dia hanya memakai pakaian dalamnya saja. Mataku tidak lepas memandang bagian payudaranya yang terlihat jelas.

“Felly buka dong…!” kataku meminta.

Felly menurut saja. Dia membuka celana dalamnya terlebih dahulu, sehingga aku dapat melihat vaginanya yang mempunyai bulu-bulu halus dan jarang…. sangat indah dipandang dengan bagian yang berwarna merah muda yang dihias oleh rangsanganku tadi. Kemudian dia membuka bra-nya, sehingga kedua payudaranya yang kecil namun membulat kencang dengan puting susunya yang kemerahan terbuka polos, tegak menantang untuk dilumat. Dia tersenyum dan mendekatiku. Aku kemudian menjilati terlinga dan tengkuknya. Felly kegelian dan tertawa kecil.

Melihat kedua payudaranya yang indah dan mulus itu, hatiku tak sabar dan ingin segera merasakan kenikmatan kedua benda tersebut. Kusapukan perlahan jariku pada permukaan payudara yang halus dan lembut. Kuraba puting dan lingkaran areola-nya dengan perlahan, sehingga Felly memejamkan mata menikmati sensai di puncak payudaranya. Kucubit perlahan putingnya dan kutarik, sehingga Felly mengeluarkan desahan tertahan. Lalu kukulum payudaranya dan kuhisap dengan kuat seolah-olah aku meyusu padanya dan ingin menyedot seluruh isi payudaranya.

Aku menyedot, mengulum dan mengigit payudaranya secara bergantian, sehingga aku merasakan kepuasan dari payudara tersebut. Dengen melepaskan perasaan gemas yang telah lama tertahan, dikirimkan dengan cepat meraih payudaranya dan kuremas dengan daging lembut kenyal berisi jaringan kelenjar yang membuat birahiku terbakar.

“Mas…! Pelan-pelan dong…! katanya sambil mendesis kesakitan tapi nikmat.

Aku melepaskan dan jariku masuk ke liang vaginanya. Kugesek-gesekkan jariku disana sehingga Felly mengerang. Aku lalu menunduk dan menjilati vaginanya, sehingga Felly mendesah dan melengkungkan badannya. Aku terus menjilati bibir vaginanya dia bergerak kekanan dan kekiri di tempat tidur, klitorisnya, bahkan jariku kugunakan untuk membuka lubang sanggamanya dan kujilati dinding vaginanya dengan cepat.

Felly menggeliat-geliat pembohong sambil memegangi kepalaku.

“Ahhh….mhhhh….massss…”

Demikian desahannya sambil menyebut-nyebut namaku.

Aku terus beroperasi di vaginanya. Lidahku semakin intensif mejilati liang kemaluan Felly. Sekali-sekali kutusukkan jariku ke dalam vaginanya, membuat Felly. Membuat Felly tersentak dan memekik kecil. Kugesek-gesekkan sekali lagi jariku dengan vaginanya sambil memasukkan lidah ku ke dalam lubangnya. Kugerakkan lidahku di dalam sana dengan pembohong, sehingga Felly semakin tidak karuann menggeliat.

Setelah cukup puas memainkan vaginanya dengan lidahku dan aku dapat merasakan vaginanya yang teramat basah oleh lendirnya, aku mengambil posisi dan membuka celana dalamku. Batang penisku sudah tegang dan keras, siap menyodok lubang sanggamanya.

Dalam hati aku membantin, “Ini dia saatnya…waktu pertunjukan…!”

Aku mengangkat tubuhnya yang kecil itu dan membanting ke tempat tidur, sehingga dia telentang sambil mengaduh.

Sebelum dia sadar dengan apa yang terjadi, aku menyodokkan penisku ke dalam vaginanya dengan cepat, sehingga dia berteriak kesakitan. Pelan-pelan aku tarik penisku dari vaginanya, terasa hangat dan mencengram erat penisku….

Nyaman dan hangat sekali vaginanya…! Kulihat ada bekas darah saat aku keluar tarik penisku “Hmmmm rejeki nomplok dapet perawan nih” batinku kukokok keluar masuk penisku, sehingga setiap tarikan masuk dan tarikan keluar penisku membuat Felly merasakan kenikmatan pada vaginanya. Dia mulai terbiasa dengan penisku…

Rintihannya semakin menambah nafsuku. Setiap kali penisku bergesek dengan kehangatan alat sanggamanya membuatku merasa nikmat tidak terkatakan. Kemudian aku meraih kedua daging yang berguncang-guncang di dada dan meremas-remas daging kenyal padat tersebut dengan kuat dan kencang, sehingga Felly menjerit setinggi langit. Tangannya mencakar diterima, namun tidak perdulikan. Untunglah dia tidak memiliki kuku yang panjang….! Felly orgasme..Kuraskan vaginanya berdenyut memijit penisku serta membahasinya dengan cairan kenikmatannya….

Selanjutnya sambil tetap mencengkram kedua payudaranya dan tetap menyetubuhinya, aku memutar-mutar menyampaikan diatas kedua payudaranya.

Tanganku terasa enak sekali mempermainkan kedua daging kenyal kembar milik Eli tersebut.

Sementara gerakan sanggamaku semakin cepat, sehingga Felly akhirnya terkulai kehabisan tenaga menahan Nikmat yang dirasakannya. Setelah beberapa saat aku memeras buah zakarku geli luar biasa dan penisku berdenyut-denyut. Akhirnya aku orgasme, dan penisku menyemprotkan cairan spermaku berkali-kali ke dalam kehangatan rahimnya. Semprotan terakhir membuatku lemas dan terjatuh menindih tubuh.

Beberapa lama kami berdua berdiam dengan penisku masih tertancap pada lubang miliknya. Tubuh mungilnya terkulai kepuasan dengan detak jantungnya yang turun naik, menandakan dia sangat kecapaian. Kami saling berpandangan dan akhirnya berciuman…..kami tertidur sampai sakit hari…dia kemudian dipindahkan pulang karena takut dicari ortunya…

Akhirnya kami semakin dekat….dan kamipun semakin sering melakukannya layaknya pasangan suami istri…baik dikamar kostku maupun dirumah Felly ketika ortunya ga ada dirumah…sampai akhirnya aku harus pergi karena aku ditugaskan di luar pulau…..oleh kantor pusat!!!

kabar terakhir yg aku dengar Felly sempat hamil….tapi tidak diketahui siapa yg menghamilinya…Apakah aku ayah si anak yg dikandung Felly?? siapa yang tahu……..????

TAMAT

GOYANGAN18PLUS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *